Ratusan Warga Transmigrasi Geruduk Kantor Bupati Lampung Tengah, Ultimatum Pemkab Soal Tanah dan Plasma.

Jul 17, 2025 - 13:46
Jul 17, 2025 - 13:51
 0  9
Ratusan Warga Transmigrasi Geruduk Kantor Bupati Lampung Tengah, Ultimatum Pemkab Soal Tanah dan Plasma.
Ratusan Warga Transmigrasi Geruduk Kantor Bupati Lampung Tengah, Ultimatum Pemkab Soal Tanah dan Plasma.

MediaKompass.id Lampung Tengah – 17 Juli 2025 Sekita 500 warga yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Peduli Masyarakat Transmigrasi dari SP 1 (Karya Makmur), SP 2 (Terusan Makmur), dan SP 3 (Tri Tunggal Jaya) Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (17/7).

Dengan mengusung tuntutan yang dianggap sebagai bentuk keadilan tertunda, massa mendesak Pemkab Lampung Tengah segera menyelesaikan persoalan status kampung dan lahan plasma yang telah lama mereka perjuangkan.

Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB dipimpin langsung oleh Muhammad Kamal sebagai koordinator lapangan, dan mendapat pengawalan ketat dari aparat gabungan: 194 personel Polres, 60 Brimob, 27 TNI, dan 70 Satpol PP.

Tiga Tuntutan yang Menggema di Kantor Bupati

Massa menyampaikan tiga tuntutan utama:

1. Penetapan kampung persiapan SP 1–3 menjadi kampung resmi (definitif) sesuai sertifikat.

2. Pengembalian tanah plasma yang dikerjasamakan dengan PT Sugar Group Companies (SGC).

3. Pengukuran ulang status lahan transmigrasi SP 1, SP 2, dan SP 3.

Tak hanya masyarakat, aksi ini turut diperkuat solidaritas mahasiswa dari Unila, UIN, dan Universitas Malahayati.

Ultimatum Warga, Komitmen Pemerintah

Pukul 11.45 WIB, 15 perwakilan dari massa aksi diterima audiensi oleh Sekretaris Daerah Lampung Tengah. Audiensi berakhir dengan pembacaan pernyataan resmi dari Bupati Lampung Tengah, yang berisi dua poin penting:

Pemkab Lampung Tengah akan memfasilitasi percepatan status definitif tiga kampung sesuai nama dalam sertifikat warga.

Pemkab siap membantu meninjau ulang kesepakatan dengan PT SGC, dan jika tidak ada tindak lanjut, akan membantu proses pengembalian lahan plasma kepada masyarakat.

Pernyataan ini menjadi harapan baru bagi warga setelah bertahun-tahun berjuang atas hak yang mereka rasa dirampas.

Aksi Berjalan Tertib, Tekanan Semakin Menguat

Setelah kesepakatan dibacakan kepada massa, aksi bubar dengan tertib pada pukul 13.20 WIB. Kapolres Lampung Tengah melalui Kabag Ops menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang damai namun tetap tegas menyuarakan hak rakyat.

“Jika pemerintah ingkar lagi, kami akan kembali dengan jumlah yang lebih besar!” seru salah satu orator sebelum massa membubarkan diri.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0